Butonmintz.blogspot.com-Tiap
tahunnya, ada 11.000 perempuan di Inggris yang melakukan prosedur
pembesaran payudara agar merasa percaya diri. Namun, Laura Damiani (31),
malahan merasa kehilangan kepercayaan diri karena membesarkan
payudaranya.
Gara-gara operasi pembesaran payudara, Damiani harus menelan pil pahit karena puting payudaranya lenyap atau hilang.
Setelah menjalani operasi pembesaran payudara, Damiani merasakan sakit yang sangat parah dan berkelanjutan sampai 14 hari pasca operasi. Payudaranya mengalami necrosis atau pembekuan sel yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Setelah berminggu-minggu bertahan dengan segenap rasa sakit dan nyeri tersebut, dokter pun memutuskan puting payudara Damiani harus diangkat.
Kondisi 3 hari setelah operasi ini masih
normal, namun hari berikutnya Laura Damiani merasakan rasa sakit yang
hebat dan kedua payudaranya mati rasa (foto diburamkan disini demi
etika)
Sebenarnya, beberapa saat setelah operasi, semuanya berjalan lancar dan rasa sakit usai operasi pun pulih seiring waktu. Namun, suatu hari, Damiani merasakan sakit luar biasa pada tubuhnya dan terus bertambah parah karena kedua payudaraya malah membengkak.
Akhirnya dilakukan pembedahan mengangkat puting payudara Damiani demi meredakan rasa sakitnya. Ahli bedah menghilangkan seluruh aerola dan puting sehingga hanya ada kulit di payudaranya saja. Sebuah tindakan bedah yang ceroboh. Ia kini bingung akan bagaimana menyusui apabila kelak punya anak.
Pada hari ke-14 setelah operasi keadaan payudaranya hancur lebur (foto diburamkan disini demi etika)
Akhirnya Damiani memutuskan untuk mengoperasi payudranya kembali untuk merekonstruksi bagian puting hingga tercipta puting buatan dan ia kembali merasa percaya diri. Seharusnya ia merasa bersyukur dan percaya diri sejak awal dengan yang Tuhan berikan kepadanya.
Laura Damiani kini merasa lega karena
bentuk payudaranya telah direkonstruksi dan dipasang puting susu buatan
(demi etika, foto diedit disini)
Betapa sulitnya menjadi manusia yang bersyukur.
(Tribun News, Daily Mail)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar