Sabtu, 25 Oktober 2014

Guglielmo, penemu Radio

Dari keluarga berada, lahirlah Guglielmo Marconi tahun 1874 di Bologna, Itali. Penemu radio ini dapat pendidikan privat dari seorang guru. Tahun 1894 tatkala usianya menginjak dua puluh, Marconi baca percobaan-percobaan yang dilakukan oleh Heinrich Hertz beberapa tahun sebelumnya. Percobaan-percobaan ini dengan gamblang mendemonstrasikan adanya gelombang elektromagnetik yang tak tampak oleh mata, bergerak lewat udara dengan kecepatan suara.
Marconi lantas tergugah dengan ide bahwa gelombang ini bisa dimanfaatkan mengirim tanda-tanda melintasi jarak jauh tanpa lewat kawat yang menyediakan banyak kemungkinan berkembangnya komunikasi yang tak bisa dijangkau telegram. Misalnya, dengan cara ini berita-berita dapat dikirim ke kapal di tengah laut.
Tahun 1895, hanya setahun kerja keras, Marconi berhasil memprodusir peralatan yang diperlukan. Tahun 1896 dia memperagakan alat penemuannya di Inggris dan memperoleh hak paten pertamanya untuk penemuan ini. Marconi bergegas mendirikan perusahaan dan “Marconi” pertama dikirim tahun 1898. Tahun berikutnya dia sudah sanggup kirim berita tanpa lewat kawat menyeberang selat Inggris. Meskipun patennya yang terpenting diperolehnya tahun 1900, Marconi meneruskan pembuatan dan mempatenkan banyak penyempurnaan-penyempurnaan atas dasar penemuannya sendiri. Di tahun 1901 dia berhasil mengirim berita radio melintasi Samudera Atlantik, dari Inggris ke Newfoundland.
Makna penting dari penemuan barunya secara dramatis dilukiskan di tahun 1909 tatkala kapal S.S. Republic rusak akibat tabrakan dan tenggelam ke dasar laut. Berita radio amat membantu, semua penumpang bisa diselamatkan kecuali enam orang. Pada tahun yang sama Marconi berhasil meraih Hadiah Nobel untuk penemuannya. Dan pada tahun berikutnya dia berhasil mengirim berita radio dari Irlandia ke Argentina, suatu jarak yang lebih dari 6000 mil.
Semua berita ini dikirim lewat tanda-tanda sistem kode Marconi. Sebagaimana diketahui, suara itu

beasiswa unik

Rawan Yaghi, mahasiswi Universitas Islam di Gaza, mendapat kesempatan belajar di perguruan tinggi bergengsi, Universitas Oxford, Inggris, berkat skema beasiswa yang unik.
Ada empat lembaga yang menyediakan dana bagi Yaghi, termasuk Universitas Oxford sendiri, yang akan menghapus 60% uang kuliah untuk gadis Gaza berusia 19 tahun tersebut.
Untuk biaya hidup sehari-hari akan ditanggung rekan-rekan Yaghi di Oxford, yang digalang oleh alumnus universitas ini, Emily Dreyfus.
Nona Dreyfus mengatakan inisiatif tersebut ia cetuskan setelah menyadari hanya segelintir warga Gaza yang bisa berkuliah di Oxford.
"Sejak awal para mahasiswa mendukung prakarsa ini. Sumbangan kami memang tidak banyak, tapi semoga bisa memberi manfaat yang besar," kata Dreyfus.

Misi khusus

Biaya kuliah dan biaya hidup di Oxford diperkirakan mencapai £30.000 atau sekitar Rp441 juta per tahun dan rencananya Yaghi akan bersekolah di sini selama empat tahun untuk mendalami linguistik dan bahasa Italia.
Yaghi mengatakan sangat senang dengan beasiswa ini dan sudah tidak sabar untuk memulai kuliah di Oxford.
"Saya tahu kuliah saya nanti akan sangat sulit, namun saya optimistis bisa melewatinya," kata gadis berkaca mata yang menyukai novel-novel karya JK Rowling ini.
Yaghi juga mengatakan akan membawa misi lain ke Oxford.
"Sebagian besar orang mengira hidup di Gaza sama dengan hidup di zona perang," kata Yaghi.
"Hidup kami di Gaza tidak selalu terkait dengan perang. Ada keluarga, ada sahabat, dan ada cinta," katanya.

Rabu, 01 Oktober 2014

WAKATOBI SURGA NYATA BAWA LAUT REKOMENDASI WIASATA ANDA



Sejuta Keindahan Alam Bawah Laut Di Wakatobi Kita patut bangga karena Indonesia memiliki keindahan bawah laut yang luar biasa salah satunya di Wakatobi. Wakatobi adalah sebuah daerah yang terdiri dari beberapa pulau yang memiliki keindahan bawah laut yang sudah populer bagi pecinta diving baik dari indonesia maupun mancanegara. Kecantikan trumbu karang dengan ikan-ikannya menjadi daya tarik utama dari wisata di sulawesi tenggara ini.



Lokasi Wakatobi
Kabupaten Wakatobi termasuk di provinsi sulawesi tenggara dengan ibukota bernama wangi-wangi. Sejak tahun 1996 wakatobi menjadi kawasan taman nasional dengan luas mencapai 1,39 juta hektare. Nama dari wakatobi sendiri merupakan singkatan dari empat pulau utama yaitu Wangi-wangi, Kalidupa, Tomia dan Binongko.

Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi
Jika sobat akan menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat yang satu ini, sebaiknya sobat sudah menguasai teknik diving terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan tujuan utama wisata di wakatobi adalah menikmati sejuta keindahan alam bawah laut. Keindahan yang dapat ditemukan disini adalah hamparan terumbu karang yang sangat luas dengan topografi berwarna-warni. Selain itu di wakatobi ini terdapat 750 spesies koral. Dan perlu diketahui didunia ini terdapat 850 koral, jadi tak salah jika alam bawah laut di wakatobi ini adalah terindah didunia. Wakatobi memiliki kedalaman yang bervariasi, tempat yang paling dalam mencapai 1.004 meter. Bukan hanya terumbu karangnya saja yang menarik di alam bawah laut wakatobi. Puluhan jenis ikan dan beberapa jenis burung laut serta penyu juga menjadi daya tarik sendiri di alam bawah laut wakatobi. Menariknya lagi ketika bulan november, perairan wakatobi memiliki tamu spesial. Tamu tersebut bukan dari kalangan pemerintah atau yang lainya melainkan beberapa kawanan ikan paus sperma.
Selain menyelam, snorkeling ataupun berenang sobat juga bisa mengunjungi perkampungan warga. Masyarakat di sekitar taman nasional bunaken dikenal dengan suku bajau. Hal menarik dari suku bajau adalah kebiasaan mereka yang menyelam tanpa peralatan dan keahlian mereka dalam menombak ikan. Jika sobat ingin menginap di wakatobi, sobat bisa menuju ke homestay  yang dikelola masyarakat setempat. Biasanya mereka memasang tarif 50 ribu/ malam. 

Jalan Menuju Wakatobi
Untuk menuju wakatobi dapat ditempuh dari jakarta atau surabaya dengan pesawat terbang dengan tujuan makasar. Dari makasar dilanjutkan ke kendari kemudian ke baubau. Dari baubau perjalanan dilanjutkan ke wanci. Untuk menuju pulau lain dapat ditempuh dengan menggunakan kapal rakyat yang jarak tempuh 6 jam atau kapal cepat hanya 3 jam dengan harga terjangkau

Demikian info wisata di sulawesi tenggara ini. Jika diantara sobat mempunyai hobi diving, maka tak ada salahnya untuk mencoba menyelami sejuta keindahan alam bawah di laut wakatobi. Atau jika sudah pernah mungkin keindahan alam bawah laut di raja ampat bisa di coba.